Kampoeng MUSI merupakan acara besar Mahasiswa Bumi Sriwijaya ITB yang diselenggarakan untuk melestarikan dan menyebarkan kebudayaan Sumatera Selatan. Kampoeng MUSI 2015 merupakan Kampoeng MUSI yang kelima yang diselenggarakan MUSI ITB. Mau tau keseruan acaranya? Nih….

Pembukaan oleh MC.

16191_1071029776247945_5552671633170746406_n

Penyambutan dengan tari Gending Sriwijaya.

10984625_1071029972914592_8110697589046368603_n 11050175_1071029859581270_5992039759015602858_n

Seorang puteri yang dijuluki Puteri Pinang Masak. Karena kecantikannya, Ia selalu saja digentanyangi oleh pria-pria hidung belang.

11046675_1071031686247754_3615563302089576522_n

Akhirnya, Ia beserta juru-jurunya pergi ke sebuah kerajaan baru.

10408160_1071031802914409_506476260487483555_n

Suatu malam, Ia bertemu dengan seorang lelaki. Sang Puteri yang merasa semua pria itu sama, enggan untuk meneruskan perbincangan dengannya. Pada suatu hari, sang lelaki yang ternyata bernama Sesungging pergi menemui sang Puteri. Puteri enggan menemuinya dan mengusirnya dari kediamannya. Namun Sesungging tetap akan menolongnya bila suatu saat Puteri membutuhkan pertolongan.

11034247_1071034372914152_7732867364901385606_n

Puteri menari bersama teman-temannya.

10347249_1071034459580810_5082548583425912550_n

Suatu hari, para prajurit kerajaan melihat Puteri dan terpesona akan kecantikannya.

10413310_1071034999580756_8020765443374066282_n

Namun, Sesungging datang mengusir para prajurit tersebut untuk menolong Puteri. Sejak saat itu, Puteri mulai menerima perasaan Sesungging.

11025782_1071035392914050_5651978900876622981_n 10428556_1071037422913847_8372087853854475394_n

Dayang-dayang raja sedang menari Tari Kipas

11025643_1071037659580490_1197920430460891196_n

Raja yang bosan dengan istri-istri lamanya ingin mempesunting wanita baru. Para pengawal memberitahu bahwa ada seorang puteri cantik yang tinggal di daerah kerajaan.

11008480_1071043009579955_4302150588181836929_n

Istri pertama raja yang merasa terancam pergi menemui Puteri dan memperingatinya.

10686680_1071043152913274_1435476734366738113_n

Puteri menolak lamaran raja.

10993414_1071043482913241_9065424622681279941_n

Puteri mandi bersama dan ritual untuk menutupi kecantikannya.

11041782_1071045086246414_1172149625730736927_n

Kala itu Raja menemui sang Puteri namun terkejut karena paras sang Puteri tidak secantik yang diceritakan para prajurit. Namun, ternyata para prajurit menemukan istri pertama raja di kediaman putri dan melaporkannya ke raja. Raja yang merasa tertipu pergi menemui Puteri bersama para prajuritnya. Namun Sesungging dan juru pedang bersama para rakyat desa menolong sang Puteri dan saat itulah pertarungan dimulai.

11025117_1071045906246332_2750381115302284994_n 11041713_1071045996246323_4444060827617066191_n

Sang raja akhirnya mati dan Sesungging terluka parah. Puteri yang merasa bersalah akhirnya mengutuk seluruh wanita desa agar tidak memiliki paras cantik sehingga hal serupa tidak akan menimpa mereka.

11026198_1071046439579612_5269590637004720815_n

Ceritanya selesai deehh…. Nah ini bonusnya:

“Di balik cerita”

11034309_1071047526246170_3805746917621427468_n

Para pemain

11034219_1071047242912865_7943701813326950740_n

Para pemusik

10408706_1071047689579487_8107461631709211301_n

Para penyanyi

1509645_1071029782914611_7197159027050488515_n

Puteri dan Sesungging

10988593_10200407314381750_4056839191068461327_n

Raja dan Ketua Kampoeng Musi 2015

11024715_10200407321101918_3900515584995832444_n

Suasana di luar gedung (Festival Kuliner)

11034215_1071059499578306_6985168836745586681_n 10993074_1071059652911624_5479774618282732542_n